
SERANG — Memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan untuk merajut kepedulian dan berbagi keberkahan, para santri Pesantren Insan Cita Serang (ICS) turun ke jalan menyelenggarakan kegiatan bakti sosial bertajuk "Takjil On The Road". Kegiatan ini menyasar masyarakat umum dan para pengguna jalan yang melintas di sekitar kawasan Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Serang.
Menjelang sore hari saat waktu berbuka puasa kian dekat, puluhan santri yang didampingi oleh dewan asatidz (guru) tampak antusias membagikan ratusan paket takjil siap santap. Sasaran utama pembagian takjil ini meliputi para pengendara sepeda motor, sopir angkutan umum, pejalan kaki, hingga warga setempat yang masih beraktivitas di luar rumah dan belum sempat menyiapkan hidangan berbuka.
Kegiatan "Takjil On The Road" ini bukan sekadar ajang pembagian makanan gratis, melainkan bagian integral dari pendidikan karakter yang diterapkan di Pesantren Insan Cita Serang. Beberapa nilai edukasi yang ditekankan dalam kegiatan ini antara lain:
Menumbuhkan Empati dan Jiwa Sosial: Mengajarkan santri untuk melihat langsung kondisi masyarakat dan melatih kepekaan terhadap sesama.
Melatih Keterampilan Organisasi: Santri secara mandiri belajar mengelola kegiatan, mulai dari pengumpulan dana sukarela, penyiapan dan pengemasan takjil, hingga proses distribusi di lapangan.
Mempererat Silaturahmi: Menjadi jembatan interaksi positif antara civitas akademika pesantren dengan warga sekitar Gunungsari.
Naufal, Ketua Bina Pribadi Islam (BPI) Pesantren Insan Cita Serang menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para santri. "Melalui kegiatan Takjil On The Road ini, kami ingin anak-anak memaknai ibadah puasa secara lebih luas. Ramadhan tidak hanya tentang ibadah ritual di dalam masjid, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa menebar manfaat dan kebaikan yang berdampak langsung bagi masyarakat di sekitar kita," ujar Naufal.
Kehadiran para santri membagikan takjil ini disambut dengan senyum hangat dan antusiasme warga. Banyak pengguna jalan yang merasa terbantu, terutama mereka yang masih dalam perjalanan pulang kerja saat azan Magrib berkumandang.
Ke depannya, Pesantren Insan Cita Serang berharap program kepedulian sosial semacam ini dapat terus dipertahankan sebagai agenda rutin tahunan. Selain untuk melatih kepekaan sosial santri, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berlomba-lomba dalam kebaikan (fastabiqul khairat).

