Digital Marketing Agency SEO Agency Social Media Agency Pesantren Terpadu Insan Cita Serang - Detail Berita
Belajar Demokrasi dari Sumbernya, Santri SMPIT Insan Cita Serang Sambangi DPR RI

JAKARTA – Siswa Kelas 9 SMPIT Insan Cita Serang (ICS) memadati Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (27/1/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari program Outing Class tahunan yang bertujuan untuk mengenalkan praktik demokrasi dan fungsi parlemen secara langsung kepada para siswa sebagai generasi penerus bangsa.

Rombongan yang bertolak dari Serang, Banten, sejak pagi hari ini disambut hangat oleh Bagian Humas Sekretariat Jenderal DPR RI di Gedung Nusantara. Kegiatan ini dirancang untuk melengkapi materi pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) yang selama ini mereka pelajari di dalam kelas.

Eksplorasi Sejarah dan Fungsi Legislasi Agenda kunjungan diawali dengan tur edukasi ke Museum DPR RI. Di sini, para siswa diajak menelusuri lorong waktu sejarah perjalanan parlemen Indonesia, mulai dari masa Volksraad, KNIP, hingga era Reformasi saat ini. Antusiasme siswa terlihat saat mereka mengamati naskah-naskah kuno, diorama peristiwa penting, dan memorabilia para ketua DPR dari masa ke masa.

Setelah dari museum, rombongan diarahkan menuju balkon Ruang Rapat Paripurna di Gedung Nusantara II. Di ruangan yang kerap disaksikan melalui layar kaca ini, siswa mendapatkan penjelasan mendalam mengenai tiga fungsi utama DPR RI: Legislasi (membuat undang-undang), Anggaran (menyusun APBN), dan Pengawasan (mengawasi jalannya pemerintahan).

Salah satu anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Banten yang turut menyempatkan hadir menyapa para siswa, memberikan motivasi tentang pentingnya melek politik sejak dini.

"Adik-adik dari SMPIT Insan Cita Serang adalah calon pemimpin masa depan. Gedung ini adalah rumah rakyat, tempat di mana aspirasi diperjuangkan. Kalian harus belajar dengan giat agar kelak bisa berdiri di sini menggantikan kami untuk memajukan Indonesia," ujarnya di hadapan para siswa.

Pembelajaran Kontekstual Kepala Sekolah SMPIT Insan Cita Serang, yang turut mendampingi rombongan, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar wisata, melainkan metode pembelajaran kontekstual.

"Kami ingin santri tidak hanya menghafal teori tentang demokrasi dari buku teks. Dengan melihat langsung proses di DPR, duduk di kursi di mana keputusan negara diambil, kami berharap tumbuh kesadaran kritis dan semangat kepemimpinan (leadership) dalam diri mereka sesuai visi sekolah kami mencetak Insan Rabbani," ungkapnya.

Beliau menambahkan bahwa outing class ini juga melatih adab dan kedisiplinan siswa saat berada di lingkungan formal kenegaraan, sejalan dengan nilai-nilai kepesantrenan yang ditanamkan di asrama.

Kesan Mendalam Bagi Siswa Bagi para siswa, kunjungan ini memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Salah satu siswa Kelas 9, Azzam Fatahillah, mengaku takjub dengan kemegahan gedung wakil rakyat dan rumitnya proses pembuatan undang-undang.

"Biasanya cuma lihat di TV kalau ada rapat atau demo. Sekarang jadi tahu kalau tugas anggota DPR itu berat dan sangat penting. Tadi juga sempat simulasi sidang kecil-kecilan, seru sekali," tutur Azzam Fatahillah dengan wajah sumringah.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama di tangga ikonik "Gajah Mada" Gedung Kura-Kura dan penukaran cendera mata antara pihak sekolah dan Sekretariat Jenderal DPR RI. Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan kembali ke Serang dengan membawa bekal wawasan baru tentang bagaimana roda demokrasi Indonesia dijalankan.