Pesantren Terpadu Insan Cita Serang (ICS) Banten yang berlokasi di Kp. Cikundur RT/RW. 03/03 Desa Gunungsari, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Serang, Banten ini berusaha memberikan kompetensi yang bisa berguna bagi para santri-santrinya di masa yang akan datang. Salah satu keunggulan dari pesantren ICS adalah penguasaan dua bahasa asing yaitu bahasa Inggris dan bahasa Arab.

Seperti yang ditunjukkan oleh salah seorang santriwati Pesantren Terpadu ICS, Zahwa Rizkiana Maulida (@zahwarizkiana), yang saat ini sedang menempuh pendidikan pada kelas 7 Putri Pesantren Terpadu ICS. Putri dari Bapak Nanang Rahmawan dan Ibu Sri Wahidatul Iid ini cukup mahir menggunakan bahasa Inggris, sehingga Zahwa si “Miss Rich” ini, demikian gelar yang diberikan teman-temannya, berhasil menjuarai 2 kompetisi selama satu tahun di ICS.

Pada 27 Januari 2018 yang lalu, santriwati kelahiran Serang, 25 April 2005 ini berhasil keluar sebagai juara ketiga Lomba Story Telling dalam Olimpiade JSIT (O-JSIT) Banten Korda 1 2018. O-JSIT diikuti oleh sekolah-sekolah dalam Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) dari 5 Kabupaten/Kota; Kota Serang, Kabupaten Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak. O-JSIT Banten Korda 1 tahun 2018 ini diadakan di Nurul Fikri Boarding School Cinangka Kabupaten Serang.

Pada tanggal 19-21 April 2018 yang lalu, Santriwati yang bercita-cita menjadi penyiar ini juga berhasil menyabet Juara Kedua dalam Olimpiade Literasi dan Sains Nasional tahun 2018 tingkat Kabupaten Serang dalam rangkaian FLS2N (Festival Lomba Seni Siswa Nasional) 2018 yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Serang.

Selain kemahirannya dalam berbahasa Inggris, Zahwa “Miss Rich” yang baru “menghuni” Pesantren Terpadu ICS selama 1 tahun ini juga aktif mengikuti berbagai kegiatan di dalam Pesantren. Semangatnya untuk menuntut ilmu begitu besar karena ingin mengetahui perkara-perkara agama lebih dalam lagi.

Santriwati yang senang travelling dan sering mengisi waktu dengan membaca buku ini, terlihat pemalu tetapi jika dibandingkan dengan ketika sudah berada di depan orang banyak/ panggung maka penampilannya luar biasa dan tak tampak sifat pemalunya.

Ketika ditanya oleh ICS online tentang trik belajar sehingga menjadi juara, Santriwati yang senang pelajaran Bahasa Inggris dan IPA ini mengatakan hanya menguatkan niat dalam hati, lalu bersungguh-sungguh menjalankan latihan dan belajar dan terakhir adalah kepercayaan diri di dalam hati kalau kita bisa melakukan yang terbaik dan keluar menjadi pemenang.

Kepada teman-teman santri Pesantren Terpadu ICS, “Miss Rich” berpesan agar terus berjuang dan bangkit ketika gagal. “Ketika kita jatuh dan gagal, jangan biarkan diri kita larut dalam kegagalan dan tetap di bawah. Tetapi bangkitlah dan coba lagi. Jika gagal lagi, ayo bangkit lagi dan coba lagi, sampai kita menggapai kesuksesan” pesan santriwati yang mempunyai motto hidup “There ain’t nothing that you can’t do” (Tidak ada yang tidak bisa kamu lakukan) ini.

Mari Kita doakan agar Zahwa bisa terus semangat belajar, mencapai cita-cita yang diimpikannya dan Istiqomah dalam memperjuangkan Islam. aamiin (fby)

 

WhatsApp chat