Setiap orang tua pasti bangga atas prestasi yang dicapai oleh putra-putrinya. Begitulah tentu yang dirasakan oleh pasangan Mulyadi Firdaus dan Uneni Syatibi, yang tinggal di Jl. Sayabulu RT.05 RW.07 Dalung Ciracas Kota Serang Banten, atas prestasi-prestasi yang dicapai oleh putrinya yang mondok di Pesantren Terpadu Insan Cita Serang (ICS) Banten. Putri pertama mereka yang berprestasi itu bernama Ni’matul Adilah.

Nafa, demikian biasa disapa, remaja putri kelahiran tahun 2004, anak pertama dari empat bersaudara ini berhasil meraih sejumlah prestasi yang sangat membanggakan orangtuanya, salah satunya yaitu Jadi Juara I dalam lomba Tahfdz Putri di Olimpiade JSIT Banten Korda 1 2018 (27/1/2018).  Lebih membanggakan lagi karena dalam JSIT Banten Korda 1 (Kota Serang, Kabupaten Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Lebak) ini bisa mengalahkan santri/siswi dari sekolah-sekolah yang sudah lama seperti Nurul Firkri Boarding School Cinangka, SMPIT Al-Izzah, SMPT Al-Qudwah Rangkasbitung Lebak.

(Baca juga: Santri ICS Raih Juara Mustahzan)

Nafa juga tahun sebelumnya menyabet juara 3 Tahfidz 3 juz dalam ajang Musabaqah Tahfidzul Qur’an (MUSTAHZAN) se-Jabotebek dan Banten yang diadakan oleh Pondok Pesantren Fajrul Karim Cinangka Kabupaten Serang, Banten.

(Ni’matul Adilah ketika menerima Piala Juara 3 Tahfidz dalam Musabaqah Tahfidzul Qur’an (Mustahzan) se-Jabotabek Banten 2017 di Ponpes Fajrul Karim Cinangka)

Santri yang hobi masak dan bercita-cita ketika besar nanti menjadi dokter ini adalah anak yang sangat rajin, ramah dan cerdas. Menurut pengamatan penulis, nafa termasuk santri putri yang sering cepat berangkat ke masjid di sore hari untuk mengulang hafalan di pelataran masjid Al-Iman Pesantren Terpadu ICS.

Nafa, santri kelas 8 Aisyah ICS yang mempunyai moto hidup Allah Tujuanku, menceritakan bahwa banyak mengisi waktu luang selama di Pesantren dan di rumah dengan membaca Al-Qur’an dan membaca buku. Bahkan bacaan yang paling disukainya adalah Al-Qur’an

Ketika ditanya tentang “Apa tips belajar dan semangat menghafal Al-Quran sehingga bisa jadi juara?, Nafa menjawab “Tidak ada trik khusus, cuma menguatkan motivasi diri saja dengan ingat adik-adik, ingat orangtua dan terutama Ingat keutamaan yang diberikan Allah Subhanallahu Wata’ala bagi orang-orang yang hafal Al-Qur’an”

“Dan jika ingin mencapai kesuksesan, maka ingatlah Allah Subhanallahu Wata’ala dimana-pun kamu berada dan semoga di Pesantren Terpadu ICS ini bisa mencetak generasi-generasi Rabbani penghafal Al-Qur’an 30 Juz mutqin” tambah nafa.

Mari kita doakan Nafa bisa menjadi dokter dengan terlebih dahulu menyelesaikan hafalan Al-Qur’an-nya dan menjadi anak sholehah yang membanggakan keluarga, agama dan bangsa. Aamiin. (yahya/feby)

Motto hidup

Allah Tujuanku

Prestasi :

  1. Juara Pildacil 2015
  2. Juara 3 Tahfidz Putri di Mustahzan se-Jabotabek dan Banten 2017
  3. Hafal Al-Qur’an 5 Juz dalam 1,5 tahun
  4. Juara 1 Tahfidz Putri di Olimpiade JSIT Banten Korda 1 2018

WhatsApp chat