ICS Boyong 8 Piala HUT RI

ICS Boyong 8 Piala HUT RI

Rasa syukur kehadirat Allah SWT terus menerus diucapkan atas prestasi demi prestasi yang diraih oleh para santri Pesantren Terpadu Insan Cita Serang (ICS). Rasa syukur itu pun semakin bertambah ketika mengetahui pengumuman pemenang Lomba – Lomba yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kecamatan Gunungsari dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 73 dalam Upacara hari ini (17/08/2018).

Alhamdulillah pada perlombaan HUT RI ke – 73 tingkat kecamatan Gunungsari tahun 2018 ini, secara keseluruhan ICS berhasil membawa pulang 7 piala. 3 santri mendapatkan Juara Pertama dan 4 santri mendapatkan Juara Kedua.

Dengan rincian SMPIT ICS mendapatkan 4 Juara, antara lain; Juara 1 Lomba Gerak Jalan putra, Juara 1 Lomba Pembacaan Teks Pancasila Putra, Juara 2 Lomba Pembacaan Teks Proklamasi Putra, Juara 2 Pembacaan Teks UUD 1945 Putra dan Juara 3 Pembacaan Teks UUD 1945

Dan SMAIT ICS mendapatkan 3 Juara, antara lain; Juara 1 Lomba Pembacaan Teks Pancasila Putri, Juara 2 Lomba Pembacaan Teks Proklamasi Putra dan Juara 2 Pembacaan Teks UUD 1945 Putri. Alhamdulillah juga terjadi peningkatan signifikan dalam perolehan juara pada tahun 2018 ini, yang pada tahun sebelumnya ICS mendapatkan 2 piala, tetapi tahun ini mendapatkan 8 piala.

Bagi SMAIT ICS, tahun 2018 ini adalah tahun pertama berpartisipasi dalam kegiatan ini, karena tahun ini merupakan tahun pertama berdirinya SMAIT ICS. Meskipun demikian, para santri utusan SMAIT ICS sudah menorehkan prestasi yang membanggakan.

Ketua Panitia Kegiatan HUT RI, Ustadzah Emas Maesaroh, S.Pd.I, dalam rapat evaluasi kegiatan Agustusan / HUT RI (17/08/2018) hari ini, mengucapkan terima kasih atas kerjasama semua pihak sehingga bisa memperoleh hasil yang lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Saya ucapkan terima kasih kepada para pembimbing lomba, para pendamping lomba, dan semua pihak yang telah membantu mensukseskan kegiatan Agustusan baik internal maupun eksternal termasuk kepada wali santri yang juga ikut mendoakan kesuksesan ICS setiap hari. Tanpa kerjasama dari semua pihak maka rasanya berat untuk mencapainya” tuturnya

“Semoga kedepan kita bisa meningkatkan prestasi yang dicapai, termasuk meningkatkan level perlombaan hingga ke kancah Nasional bahkan Internasional” harapnya yang diamine oleh seluruh dewan asatidz dan ustadzat yang hadir dalam rapat.

ICS Jaya Luar Biasa!

ICS memang Beda!

Outbound Ceria di hari Rabu

Outbound Ceria di hari Rabu

Masa Ta’aruf (Ma’ruf) Pesantren Terpadu Insan Cita Serang (ICS) yang berlokasi di Kp. Cikundur RT/RW. 03/03 Desa Gunungsari, Kec. Gunungsari, Kab. Serang, Banten, yang berlangsung selama 4 hari (16-19/07/2018) belangsung dengan baik dan lancar. Semua peserta, baik santri kelas 7 SMPIT ICS maupun santri kelas 10 SMAIT ICS, mengikuti kegiatan dengan sangat antusias.

Setelah hari pertama diisi dengan kegiatan indoor, maka hari ketiga diisi dengan outdoor. Kegiatan outbound yang diadakan di lingkungan Pesantren Terpadu ICS yang diharapkan para santri tidak jenuh dengan kegiatan di dalam ruangan

Lahan seluas + 10 hektar dengan alam pengunungan, sungai dan hutan lindung di sekitar Pesantren Terpadu ICS sangat membantu panitia dalam menyelenggarakan berbagai permainan lapangan outbound ini.

Dimulai pada pukul 07.30 Wib di Lapangan dengan di Komandoi oleh Koordinator Lapangan, Ustadz Ruba’i, S.Pd.I, dengan didampingi oleh Pengurus Badan Eksekutif Santri (BES) ICS memberikan pengarahan jalannya kegiatan outbound.

Santri dibagi dalam kelompok-kelompok yang terdiri dari 5-7 orang per kelompoknya. Setiap kelompok diminta untuk membuat nama kelompok dan yel-yel kelompok. Turki, Palestina, Al-Fatih, Abu Bakkar, Sholahudin, Ali, Siti Sarah, dan Khalid adalah nama-nama kelompok yang ditentukan oleh santri sendiri.

Santri berjalan mengelilingi lingkungan ICS, memasuki hutan dan memasuki sungai untuk menemukan pos-pos yang dijaga oleh para ustadz/ustadzah dan senior mereka. Derai tawa mengiringi setiap permainan yang mereka lalui.

Bravo ICS!

ICS, Islami Cerdas Santun! (fby)

Dokumentasi kegiatan

Zahwa “Ms.Rich”, Santriwati yang Jago Bercerita Bahasa Inggris

Zahwa “Ms.Rich”, Santriwati yang Jago Bercerita Bahasa Inggris

Pesantren Terpadu Insan Cita Serang (ICS) Banten yang berlokasi di Kp. Cikundur RT/RW. 03/03 Desa Gunungsari, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Serang, Banten ini berusaha memberikan kompetensi yang bisa berguna bagi para santri-santrinya di masa yang akan datang. Salah satu keunggulan dari pesantren ICS adalah penguasaan dua bahasa asing yaitu bahasa Inggris dan bahasa Arab.

Seperti yang ditunjukkan oleh salah seorang santriwati Pesantren Terpadu ICS, Zahwa Rizkiana Maulida (@zahwarizkiana), yang saat ini sedang menempuh pendidikan pada kelas 7 Putri Pesantren Terpadu ICS. Putri dari Bapak Nanang Rahmawan dan Ibu Sri Wahidatul Iid ini cukup mahir menggunakan bahasa Inggris, sehingga Zahwa si “Miss Rich” ini, demikian gelar yang diberikan teman-temannya, berhasil menjuarai 2 kompetisi selama satu tahun di ICS.

Pada 27 Januari 2018 yang lalu, santriwati kelahiran Serang, 25 April 2005 ini berhasil keluar sebagai juara ketiga Lomba Story Telling dalam Olimpiade JSIT (O-JSIT) Banten Korda 1 2018. O-JSIT diikuti oleh sekolah-sekolah dalam Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) dari 5 Kabupaten/Kota; Kota Serang, Kabupaten Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak. O-JSIT Banten Korda 1 tahun 2018 ini diadakan di Nurul Fikri Boarding School Cinangka Kabupaten Serang.

Pada tanggal 19-21 April 2018 yang lalu, Santriwati yang bercita-cita menjadi penyiar ini juga berhasil menyabet Juara Kedua dalam Olimpiade Literasi dan Sains Nasional tahun 2018 tingkat Kabupaten Serang dalam rangkaian FLS2N (Festival Lomba Seni Siswa Nasional) 2018 yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Serang.

Selain kemahirannya dalam berbahasa Inggris, Zahwa “Miss Rich” yang baru “menghuni” Pesantren Terpadu ICS selama 1 tahun ini juga aktif mengikuti berbagai kegiatan di dalam Pesantren. Semangatnya untuk menuntut ilmu begitu besar karena ingin mengetahui perkara-perkara agama lebih dalam lagi.

Santriwati yang senang travelling dan sering mengisi waktu dengan membaca buku ini, terlihat pemalu tetapi jika dibandingkan dengan ketika sudah berada di depan orang banyak/ panggung maka penampilannya luar biasa dan tak tampak sifat pemalunya.

Ketika ditanya oleh ICS online tentang trik belajar sehingga menjadi juara, Santriwati yang senang pelajaran Bahasa Inggris dan IPA ini mengatakan hanya menguatkan niat dalam hati, lalu bersungguh-sungguh menjalankan latihan dan belajar dan terakhir adalah kepercayaan diri di dalam hati kalau kita bisa melakukan yang terbaik dan keluar menjadi pemenang.

Kepada teman-teman santri Pesantren Terpadu ICS, “Miss Rich” berpesan agar terus berjuang dan bangkit ketika gagal. “Ketika kita jatuh dan gagal, jangan biarkan diri kita larut dalam kegagalan dan tetap di bawah. Tetapi bangkitlah dan coba lagi. Jika gagal lagi, ayo bangkit lagi dan coba lagi, sampai kita menggapai kesuksesan” pesan santriwati yang mempunyai motto hidup “There ain’t nothing that you can’t do” (Tidak ada yang tidak bisa kamu lakukan) ini.

Mari Kita doakan agar Zahwa bisa terus semangat belajar, mencapai cita-cita yang diimpikannya dan Istiqomah dalam memperjuangkan Islam. aamiin (fby)

 

ALIYA, ALUMNI SMPIT ICS YANG LANJUT STUDI KE MESIR

ALIYA, ALUMNI SMPIT ICS YANG LANJUT STUDI KE MESIR

Melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, apalagi sampai ke luar negeri itu merupakan impian banyak orang, termasuk santri – santri ICS. Alhamdulillah alumni angkatan pertama ini, ada satu alumni SMPIT ICS yang melanjutkan studinya ke salah satu lembaga pendidikan Islam tertua di dunia Al-Azhar Kairo, Mesir. Setelah menyelesaikan kegiatan Haflah Takharuj (wisuda) kelas 9 SMPIT Insan Cita Serang (13/5/2018), keesokan harinya, tepatnya pada senin 14 Mei 2018, beliau langsung terbang ke Mesir untuk menggapai cita.

Adalah Nur Aliya Fazilatunnisa, Alumni SMPIT ICS angkatan 1 yang melanjutkan studinya ke negeri  Piramida, Mesir. Putri dari Bapak Abdul Mutholib dan Ibu Mafudhoiyah ini telah selesai menghafal 5 Juz Al-Qur’an dan 42 Hadits Arba’in selama di ICS ini sangat suka membaca, buku apa saja di bacanya, sehingga membuat wawasan menjadi semakin luas dari hari kehari.

Santriwati berkaca mata ini sangat bersemangat ketika ICS online menanyakan kehidupannya di Negeri orang itu. Apalagi ini Ramadhan pertamanya di Mesir.

“Pokoknya sih walaupun puasanya 16 Jam, tarawih 1 Juz per malam tapi seru banget. Apalagi Imamnya bacaannya bagus. Ditambah ada orang-orang yang bagi makanan gratis selama Ramadhan. Jadi kalau nggak sempat masak kita dikasih” jelasnya

Ia mengatakan kalau belajar di Al-Azhar Mesir adalah salah satu impiannya sejak lama dan sekarang jadi kenyataan. “Bersemangat ke sini (Al-Azhar Mesir) karena ini impian saya sejak dulu. Ditambah di sini ada salah satu lembaga pendidikan Islam Tertua di Dunia. Semoga dengan langsung belajar di sini bisa mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman” tambahnya.

(Aliya, nomor 1 dari kanan)

Santriwati yang sekarang tinggal di asrama di Jalan Ahmad El-Zomor Hayasyir Nashr City Mesir ini merasakan bangga dan senang bisa sekolah di SMPIT ICS selama ini

“Alhamdulillah karena di ICS jadi bisa hafal 42 hadits dan hafalannya jadi bertambah. Dan di ICS juga seru banget. Semoga kedepannya ICS terus maju dan tambah sukses dan tambah banyak santrinya” jelas aliya ketika ditanya pesan dan kesannya selama di ICS.

Santriwati yang bercita-cita jadi Ustadzah dan Psikolog ini berharap kedepan ada santri ICS lainnya yang juga melanjutkan studinya ke Mesir.

“Semoga adik-adik tingkat di ICS yang masih belajar, semangat belajarnya. Perbanyak latihan bicara bahasa Inggris dan Arab. Soalnya nanti juga kepakai disini dan pasti bermanfaat dalam meraih cita-citanya” pesan aliya untuk santri-santri ICS.

Mari kita doakan Aliya bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat di Negri Spinx itu dan bisa meraih cita-cita yang diharapkan serta pulang ke Indonesia untuk berbagi Ilmu. (fby)

 

Santri ICS Juara 1 Lomba Kader Kesehatan Sekolah

Santri ICS Juara 1 Lomba Kader Kesehatan Sekolah

Alhamdulillah wa syukurillah, kabar gembira kembali datang ke SMPIT Insan Cita Serang (ICS) Gunungsari Banten, salah seorang santriwatinya berhasil menjadi Juara Pertama Lomba Kader Kesehatan Sekolah Tingkat Kabupaten Serang Tahun 2018 yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Serang di Aula Kantor Dinas Kesehatan (05/05/2018).

Untuk diketahui, Lomba Kader Kesehatan Sekolah ini telah berlangsung lama, cuma dengan nama yang berbeda. Dulu nama kegiatan ini adalah Lomba Dokter Cilik Sekolah.

Adalah Ni’matul Adillah, santriwati kelas 8 akhwat SMPIT ICS dan perwakilan Puskesmas Kecamatan Gunungsari, berhasil merengkuh prestasi tersebut setelah mengalahkan 31 peserta perwakilan Puskesmas lainnya se-Kabupaten Serang, Banten.

(Baca juga: Santri ICS Raih Juara Mustahzan)

Kemenangan yang diraih ini bukan tanpa usaha, perjuangan telah dilakukan dengan belajar dan latihan sejak 2 bulan yang lalu dan dibimbing langsung oleh Petugas dari Puskesmas Kecamatan Gunungsari.

Lomba ini melalui beberapa tahap. Tahap pertama adalah tes tertulis dengan 31 peserta. Dalam tahap pertama ini materi yang diujikan adalah pengetahuan tentang kesehatan secara umum (PHBS, penyakit berbahaya, P3K, dan teori kesehatan sederahana), diambil 10 besar. Tahap kedua tes kemampuan praktek kesehatan sederhana seperti luka ringan, luka bakar dan pertolongan pertama pada kecelakaan. Pada tahap kedua ini diambil 6 besar. Lalu dari 6 besar masuk final dengan tugas penyuluhan kesehatan yang dilakukan selama 5 menit/peserta.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, Hj. Sri Nurhayati, mengucapkan selamat kepada para pemenang dan yang belum menang.

“Selamat kepada para pemenang, yang selamat juga bagi yang belum menang. Jangan berkecil hati karena sesungguhnya kita sudah juara, paling tidak di tingkat kecamatan masing” katanya.

(Baca juga: Nafa, Calon Dokter Yang Ingin Hafal Qur’an)

Alhamdulillah Nafa, panggilan akrabnya, mendapatkan hadiah tropi dan sebuah sepeda gunung. Semoga Nafa mendapat keberkahan dengan kegiatan ini, dan berhasil mewujudkan impiannya menjadi seorang dokter yang hafal Al-Qur’an. Aamiin (fby)

(Baca juga: Sementara ICS Sabet 10 Medali di Olimpiade JSIT Banten Korda 1)

*Para pemenang LKKS Kab. Serang 2018*

Juara 1 Puskesmas Gunungsari Ni’matul adilah (SMPIT ICS)

Juara 2 Puskesmas Kramat watu

Juara 3 Puskesmas Binuang

Puas Jepret-Jepret di Farm House Lembang, Bandung

Puas Jepret-Jepret di Farm House Lembang, Bandung

Setelah mandi siang di Sari Aster Hotel and Resort, Ciater, Kab. Subang, Jawa Barat (28/04/2018), perjalanan field trip SMPIT Insan Cita Serang (ICS) Banten dilanjutkan menuju ke daerah Lembang, Kab. Bandung Barat. 

Tempat yang dikunjungi berikutnya adalah Farm House, Lembang, Kab. Bandung Barat. Dari Ciater ke Lembang memakan waktu sekitar 50-60 menit perjalanan menggunakan bus. Ini dikarenakan padatnya jalan, dan banyaknya siswa/i berbagai sekolah dari berbagai daerah yang juga melakukan city tour Bandung.

Tiba di Farm House Lembang sekitar pukul 14.30 Wib, para santri ICS tampak begitu antusias untuk segera berwisata di sana. Berbaris rapih masuk dengan membawa tiket yang dibisa ditukar dengan berbagai jenis susu di arena Farm House. Banyak arena yang bisa dikunjungi di dalamnya.

Berbekal kamera dan handphone yang diizinkan untuk dibawa selama field trip Bandung ini, para santri ICS langsung berhamburan berjalan berkelompok-kelompok mengelilingi arena yang ada. Berbagai spot untuk mengambil gambar tidak dilewatkan begitu saja oleh para santri ICS.

Farm House di Lembang, Kab. Bandung Barat ini menyediakan berbagai spot yang unik dan enak dipandang mata, sehingga hasrat untuk “jepret-jepret” pun sepertinya terpuaskan. Begitu juga dengan para ustadz/ustadzah-nya, tidak ketinggalan untuk ikut “jepret-jepret” mengabadikan momen kunjungan ke Farm House ini juga.

Spot yang tersedia seperti gembok cinta, koin permintaan, rumah Hobbit, nuansa perkotaan Belanda, Nuansa Perkebunan dan bunga, Spot Kincir angin gaya Holland dan berbagai spot lainnya.

Spot yang jadi bahan lucu-lucuan para santri yaitu spot gembok cinta dan koin permintaan. Biasa, ini gaya anak muda zaman now, tapi jelas bukan gaya santri ICS. 🙂

Setelah puas jepret sana jepret sini, para santri ICS kembali berduyun-duyun ke tempat parkir bus untuk melanjutkan perjalanan ke tujuan berikutnya. Siap… Berangkat… (yah/fby)

Dokumentasi Kegiatan

WhatsApp chat