Alhamdulillah, ODC ICS 2019 Sukses

Alhamdulillah, ODC ICS 2019 Sukses

Pesantren Terpadu Insan Cita Serang (ICS) mengadakan sebuah event besar bertitel  Open Day Care (ODC) Insan Cita Serang 2019 pada hari Sabtu (16/02/2019) kemarin. Kegiatan ini dilaksanakan di Pesantren Terpadu Insan Cita Serang (ICS), Jl. Raya Gunungsari Km.18, Kp. Cikundur RT/Rw. 03/03, Desa Gunungsari, Kec. Gunungsari, Kab. Serang – Banten. Kegiatan ini mengundang berbagai sekolah di Provinsi Banten.

Selain sebagai ajang untuk melatih para siswa berkompetisi di tingkat Provinsi, kegiatan ini juga bertujuan untuk membuka silaturrahim Pesantren dengan masyarakat umum serta memperkenalkan Pesantren Terpadu Insan Cita Serang yang  belum genap 4 tahun ini. ODC ICS 2019 ini mengangkat tema “Meraih Berkah dan Asa dengan Kompetisi dan Prestasi”.

Tahun ini ODC ICS 2019 menyajikan berbagai macam perlombaan seperti Futsal Competition, , Musabaqoh Hifzil Qur’an (MHQ) 1 dan 2 Juz, Pidato Bahasa Indonesia, Speech, Khitobah, LCC PAI, dan masih banyak lagi. Di sela-sela perlombaan, juga kegiatan hiburan seperti Nasyid, Beatbox dan tari Saman.

ODC ICS 2019 ini juga ajang berlatih bisnis/ entrepreneur dan kemandirian bagi para santri ICS, karena Bazaar yang tersedia sepenuhnya dikelola oleh santri ICS. Keluar sebagai juara umum ODC ICS 2019 adalah SMPI Fajrul Karim Cinangka dengan mendapatkan 7 kemenangan. Alhamdulillah juga seluruh pemenang mendapatkan Piala, sertifikat dan Uang Pembinaan dari panitia.

Kegiatan ini sendiri di buka oleh Ketua Yayasan Rahmatan Lil ‘Aalamiin Gunungsari, KH. Sudarman Ibnu Murtadho, Lc, dan dihadiri oleh Bapak Heriyana, Dinas Pendidikan Kab. Serang, Bapak Gunarto, KCD Dinas Pendidikan Prov. Banten, Camat Gunungsari, Kapolsek Pabuaran dan tamu undangan lainnya.

Alhamdulillah ODC ICS 2019 belangsung Sukses dan bisa lebih baik lagi kedepannya. Aamiin (fby)

Belajar Sejarah Ke Situs Bersejarah “Banten Lama”

Belajar Sejarah Ke Situs Bersejarah “Banten Lama”

Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarah bangsanya, karena sejarah adalah salah satu pijakan untuk bisa melangkah ke masa depan yang lebih baik. Banyak sejarah gemilang yang telah tercatat dilakukan oleh pendahulu bangsa ini. Sejarah baik untuk dipelajari dan sejarah yang kelam dikenang agar tidak diulangi dikemudian hari.

Agar para santri SMPIT Insan Cita Serang (ICS) tidak melupakan jejak sejarah yang telah ditorehkan dengan tinta emas oleh para pejuang, maka pada hari Selasa (12/02/2019) dilakukanlah kunjungan belajar sekaligus wisata sejarah ke salah satu ikon Provinsi Banten, Situs sejarah Banten Lama.

Setelah sebelumnya belajar tentang ilmu kekinian di PT. Krakatau Steel Cilegon, Kunjungan belajar dilanjutkan ke Banten Lama dengan mengunjungi situs-situs sejarah yang ada di sana, seperti Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama, Keraton Kaibon, Keraton Surosowan, Benteng Speelwijk, Masjid Agung Banten.

Kawasan Wisata Religi Banten Lama ini telah berubah menjadi tempat yang sangat cantik. Revitalisasi kawasan Banten lama yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Banten di bawah kepemimpinan Bapak Wahidin Halim sukses mengubah wajah Banten lama.

Wajah Banten Lama yang kekinian membuat santri terlihat sangat senang, seolah sedang berada di antara payung – payung besar yang mirip payung besar di Masjid Nabawi. Tempat duduk santai di sekitar kawasan Banten Lama pun menjadi tempat peristirahatan dan melepas kelelahan setelah berkeliling mengunjungi berbagai tempat di Kawasan Banten Lama. Gelak tawa bahagia serta candaan mewarnai kegiatan kunjungan belajar ke Banten Lama ini.

Kita berharap dengan kunjungan belajar ke tempat bersejarah ini dapat meningkatkan pengetahuan, tanggung jawab dan kepedulian terhadap sejarah dan budaya bangsa khususnya Banten. (fby)

Kunjungan Belajar ICS ke PT. Krakatau Steel, Cilegon

Kunjungan Belajar ICS ke PT. Krakatau Steel, Cilegon

Memasuki era globalisasi saat ini, ilmu pengetahuan dan teknologi berperan besar untuk memajukan negara agar dapat bersaing. Penguasaan ilmu pengetahuan secara teori dan praktek mutlak diperlukan dalam persaingan tersebut. Apalagi bagi dunia Pesantren yang selama ini diketahui cuma belajar agama saja, sekarang sudah mulai menerobos ke Ilmu pengetahuan modern. Untuk itu, santri SMPIT Insan Cita Serang (ICS) Islamic Boarding School melakukan kunjungan belajar (Outing Class) ke salah satu industry baja terkenal di Indonesia bahkan dunia, PT Krakatau Steel (KS), Cilegon – Banten (12/02/2019).

PT Krakatau Steel adalah industri pengolahan besi baja terbesar di Indonesia. PT. Krakatau Steel  merupakan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang didirikan  pada tanggal 31 Agustus 1970. Visi dari perusahaan ini yaitu “Perusahaan baja terpadu dengan keunggulan kompetitif untuk tumbuh dan berkembang secara berkesinambungan menjadi perusahaan terkemuka di dunia” dan memiliki misi “Menyediakan produk baja bermutu dan jasa terkait bagi kemakmuran bangsa”.

Tiba di Pusdiklat PT. Krakatau Steel pukul 08.00 Wib, para santri dipersilahkan memasuki gedung Pusdiklat PT. KS, Jl. Jend. Sudirman Km.03 Kec. Purwakarta, Kota Cilegon. Disambut dengan ramah oleh tim Corporate Communication dan Pusdiklat PT. KS membuat awal yang hangat dalam kegiatan kunjungan belajar ini.

Di Pusdiklat PT. KS ini para santri diberikan penjelasan secara gamblang tentang bagaimana proses pembuatan baja, hasil produksi yang di lakukan oleh PT. KS dan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari – hari. Pak Firman, Instruktur Pusdiklat PT. KS, memandu penjelasan ini dengan apik dan sederhana sehingga membuat para santri ICS bisa memahami dan antusias. Ditambah ketika diputar viedo proses produksi baja, santri ICS tambah antusias karena ini adalah sesuatu yang baru dan berbeda dengan proses belajar teori di kelas seperti biasanya.

Selesai penjelasan ini, para santri diminta untuk menggunakan pakaian safety ,berupa masker dan helm, sebelum melanjutkan kegiatan selanjutkan  yaitu Plant tour (Tour Pabrik) di Cold Rolling Mill (Pendingin dan Pembersihan Baja). Penggunaan pakaian safety ini sudah merupakan SOP (Standard Operating Procedure) PT. KS. Plant tour ini sangat menarik karena santri melihat langsung ke pabriknya, sesuatu yang sangat jarang bisa dilakukan.

Setelah berkeliling ke berbagai sudut pabrik, para santri menyempatkan diri untuk mengabadikan momen dengan mengambil gambar di depan gedung pabrik PT.KS, kemudian dilanjutkan dengan kembali ke Pusdiklat PT. KS, sebelum kemudian melanjutkan perjalanan ke tujuan berikutnya yaitu Wisata Religi dan Sejarah ke Masjid Agung Banten Lama.

Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi para santri kedepannya. (fby)

Cooming Soon! Open Day Care ICS

Cooming Soon! Open Day Care ICS

Setelah sukses dalam pelaksanaan Open Day Care (ODC) 2018, Pesantren Terpadu Insan Cita Serang (ICS) Banten kembali menggelar ODC 2019

ODC 2019 ini merupakan ajang tahunan yang diadakan oleh Pesantren Terpadu ICS untuk  berkompetisi dan bersilaturrahim antar sekolah dan terbuka untuk semua sekolah.

ODC 2019 ini akan digelar pada hari sabtu 16 Februari 2019, bertempat di kampus Pesantren Terpadu Insan Cita Serang (ICS) Banten yang beralamat di Kp.Cikundur RT.03 RW.03 Desa Gunungsari Kecamatan Gunungsari Kabupaten Serang – Banten.

Dalam ODC 2019 ini ada banyak perlombaan yang digelar antara lain :

Rizal Firdaus, Ketua Pelaksana ODC 2019 ini, mengatakan bahwa selain untuk berkompetisi dan bersilaturrahim, ODC ini juga diharapkan bisa menjadi sarana mengenalkan Pesantren ICS ke masyarakat Banten khususnya dan Indonesia pada umumnya.

“Kami mengajak sekolah-sekolah yang ada, untuk tingkat SD dan SMP, untuk dapat berpartisipasi mengikuti lomba yang ada” tutur ustadz Rizal, sapaan akrabnya.

“Semua mata lomba tersebut tidak dipungut biaya pendaftaran alias gratis. Meskipun gratis, panitia juga telah menyiapkan piala, sertifikat dan uang pembinaan bagi para pemenang” pangkas ustadz Rizal.

Ayo tunggu apalagi, daftarkan sekolahnya di ODC 2019, GRATIS dan bertabur hadiah. Untuk info lebih lanjut bisa langsung datang ke Pesantren ICS atau menghubungi panitia:

  1. Feby Arma Putra 0857 8147 7473 atau Rizal Firdaus 0857 6887 7226 (Whatsapp)
  2. Pendaftaran online klik di sini
  3. Petunjuk teknis lomba klik di sini

Don’t forget, Save the date: February 16th, 2019 (feby/yahya)

 

 

Pengumuman Tes PPDB SMPIT – SMAIT Insan Cita Serang Gelombang 2 TP 2019/2020

Pengumuman Tes PPDB SMPIT – SMAIT Insan Cita Serang Gelombang 2 TP 2019/2020

YAYASAN RAHMATAN LIL ‘AALAMIIN

PESANTREN TERPADU INSAN CITA SERANG (ICS)

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI

CALON SANTRI/SANTRIWATI

SMPIT – SMAIT INSAN CITA SERANG (ICS)

 

NO

NAMA DAERAH ASAL KETERANGAN

1

Adnan Mulia Harahap

Tangerang Selatan Lulus/Diterima
2 Amelia Latifah Kabupaten Serang

Lulus/Diterima

3

Anisah Rizqi Nugraheni Kota Serang Lulus/Diterima
4 Ariya Malik Adzim Kabupaten Serang

Lulus/Diterima

5

Auni Manarina Rahma Tangerang Selatan Lulus/Diterima
6 Fahkhri Hilmi Najib Cilegon

Lulus/Diterima

7

Ghaisan Pradityo Sugandhi Bogor Lulus/Diterima

8

Ghazy Musyafa Cahvie Kota Serang

Lulus/Diterima

9 Hanum Ayu Sajidah Kota Serang

Lulus/Diterima

10

Holy Muntaz Tsuraya Bogor Lulus/Diterima
11 Jihan Nadifa Cilegon

Lulus/Diterima

12

Khansa Rania Huwaida Kabupaten Serang

Lulus/Diterima

13

M. Akbar Rijalul Imam Kota Serang Lulus/Diterima
14 M. Fadhil Dwi Hamdani Kota Serang

Lulus/Diterima

15

M. Fatah Fashila Kota Serang Lulus/Diterima
16 M. Fijatullah Zain Kota Serang

Lulus/Diterima

17

M. Ibnu Aqil Cilegon Lulus/Diterima
18 Mahasin Khansa Kayyisah Kota Serang

Lulus/Diterima

19

Nayla Mufliha Cahvie Kota Serang Lulus/Diterima
20 Nur Aini Ramadhani Kota Serang

Lulus/Diterima

21

Rania Fairuz SDIT Mandiri Kota Serang Lulus/Diterima
22 Sayyid Abdul Hakim Farras Cilegon

Lulus/Diterima

23

Valsyaiha Kinasih Kota Serang Lulus/Diterima
24 Zhafira Adzra Az Zahra Kabupaten Serang

Lulus/Diterima

25 Ahmad Amir Kota Serang

Waiting List (Cadangan)

Catatan:

  1. Pendadtaran ulang mulai tanggal 04 – 17 Februari 2019. Pembayaran dapat dilakukan  melalui transfer  ke rekening Bank Syari’ah Mandiri No. 7043807964 an. Yay. Rahmatan Lil Alamin atau langsung ke Kantor SMPIT – SMAIT Insan Cita Serang
  2. Apabila pembayaran dilakukan via transfer bank, maka diharapkan setelah transfer harap konfirmasi nomor 087771720256 (Via Telpon/ WA) dengan mengirimkan bukti transfer.
  3. Kepastian penerimaan Peserta seleksi dengan hasil Cadangan, akan diumumkan pada tanggal 5 Mei 2019.
Apa Itu Thifan Tsufuk, Beladiri Wajib Santri ICS?

Apa Itu Thifan Tsufuk, Beladiri Wajib Santri ICS?

Di Pesantren Terpadu Insan Cita Serang (ICS) Banten, ada beberapa ekstrakurikuler yang wajib diikuti oleh seluruh santri ICS. Salah satunya adalah Beladiri Keluarga Muslim Thifan Tsufuk. Mungkin ada yang bertanya-tanya apa itu Beladiri Keluarga Muslim Thifan Tsufuk ini, baik berikut kami paparkan sejarah dan beberapa hal terkait Beladiri Keluarga Muslim Thifan Tsufuk.

SEJARAH THIFAN

Beladiri Thifan Tsufuk yang dipelajari di ICS merupakan salah satu aliran Thifan Po Khan. Bela diri Thifan Po Khan sendiri merupakan hasil perpaduan beragam aliran bela diri suku-suku Muslim di dataran Saldsyuk (Seljuk) sampai dataran Cina. Saat Islam mulai menyebar ke kawasan Asia Selatan, Asia Tenggara dan Asia Timur, kaum Muslimin di kawasan ini terus memegang wasiat Rasulullah itu, mempelajari bela diri yang sesuai dengan kebiasaan dan keahlian masyarakat setempat.

Tersebutlah seorang bangsawan Suku Tayli bernama Je’nan, menghimpun berbagai ilmu bela diri yang ada di dataran Saldsyuk hingga dataran Cina. Bersama dengan pendekar muslim lain, yang memiliki keahlian gulat Mogul, Tatar, Saldsyuk, silat Kittan, Tayli, mereka membentuk sebuah aliran bernama Shurul Khan.

Dari Shurul Khan inilah terbentuk aliran Naimanka, Kraiddsyu, Suyi, Syirugrul, Namsuit, Bahroiy, Tae Fatan, Orluq serta Payuq. Kesembilan aliran ini kemudian digubah, ditambah, ditempa, dialurkan, dipilah, dan diteliti, sampai akhirnya menjadi cikal bakal munculnya Thifan Po Khan.

Pada abad ke-16, Thifan Po Khan sudah dikenal di Indonesia. Saat itu, Raja Kerajaan Lamuri, Sultan Malik Muzafar Syah, mendatangkan para pelatih Thifan dari Turki Timur. Para pelatih itu kemudian disebarkan ke kalangan bangsawan di Sumatera.

Pada abad ke-18, Tuanku Rao dan kawan-kawannya mengembangkan Thifan ke daerah Tapanuli Selatan dan Minang. Selanjutnya bela diri Thifan tersebar ke Sumatera bagian timur dan Riau, yang berpusat di Batang Uyun/Merbau. Tuanku Haji atau Hang Udin juga membawa Thifan ke daerah Betawi dan sekitarnya.

Masuknya Thifan ke Jawa juga merupakan andil orang-orang Tartar yang berdagang ke pulau Jawa. Sambil menjajakan kain, mereka turut serta memperkenalkan Thifan pada masayarakat Jawa. Sedangkan di luar Jawa, Thifan disebarkan para pendekar yang berpetualang ke sana. Mereka bahkan sampai di Malaysia dan Thailand Selatan

PRINSIP-PRINSIP DALAM THIFAN:

Ada beberapa prinsip yang harus dimiliki oleh tamid yang belajar Thifan. Prinsip-prinsip tersebut sesuai dengan syariat Islam. Prinsip tersebut antara lain:

  • Tidak menyekutukan Allah, tidak percaya pada takhayul, khurafat dan tidak berbuat bid’ah dalam syara.
  • Berusaha amar ma’ruf nahi munkar (mengajak berbuat kebajikan dan melarang berbuat kemungkaran).
  • Bertindak teliti dan tekun mencari ilmu.
  • Tidak menganut asas ashobiah (kesukuan, kelompok).
  • Tidak menggunakan lambang-lambang, upacara-upacara, dan penghormatan-penghormatan yang menyalahi syara.

SYARAT BELAJAR THIFAN

Pada awalnya, syarat belajar Thifan itu harus bangsawan keluarga muslim. Tetapi saat ini tidak seperti itu lagi. Tetapi tetap ada syarat yang tidak boleh dilanggar yaitu “harus beragama islam”. Kenapa harus muslim? Karena ini sesuai dengan petuah/pesan para Pendekar pada masa lalu yang berbunyi “Bahwa ilmu ini di wakafkan/ diberikan cuma- cuma untuk umat islam dan untuk membela islam”.

Semoga Santri ICS bisa Kuat Imannya, Kuat Hafalannya, Kuat memegang prinsip, kuat adabnya dan kuat fisiknya untuk kejayaan Islam di masa yang akan datang.

Source :

 

WhatsApp chat