“Apapun mimpimu, apapun harapanmu, jika kau damping usahamu dengan munajat kepada Allah Subhanallahu Wata’ala, Ingatlah bahwa perkataan dan cibiran mereka hanya omong kosong”

Itulah motto hidup yang luar biasa dari seorang santri kelas 8 Umar bin Khattab SMPIT Insan Cita Serang (ICS) Banten yang mempunyai nama lengkap Muhammad Ikhlas Satar Ghazali.

Ikhlas, demikian biasa disapa, berhasil menjadi yang terbaik (Juara 1) untuk mata lomba Cipta Cerpen dalam ajang Olimpiade JSIT Banten Korda 1 2018 (Kota Serang, Kabupaten Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak) yang diadakan di Nurul Fikri Boarding School (NFBS) akhir bulan januari yang lalu (27/1/2018).

Menurut dewan asatidz/ustadzat SMPIT ICS, Ikhlas dikenal sebagai santri yang sangat kritis dan kreatif dalam berbagai hal, mungkin hal ini yang membuat daya nalar dan imajinasinya berkembang sehingga bisa jadi Juara 1 OJSIT Banten Korda 1 2018 ini. Selain kritis ikhlas sangat aktif dalam berbagai kegiatan di sekolah dan Pesantren.

Santri yang hobi membaca dan bercita-cita ingin jadi seorang psikolog ini juga sangat lancar berbahasa inggris. Berbicara bahasa Inggrisnya sudah seperti native speaker (penutur asli) dan seolah keluar dari mulutnya automatically without thinking.

(Ikhlas ketika menerima hadiah Juara 2 Scrabble Competition di SMPIT Widya Cendikia)

Putra bungsu dari 3 bersaudara buah hati dari pasangan Ir. Satar Ghazali dan Evitha Thahir nyonri ini, selama nyantri di ICS, pernah juga menjadi Juara 2 Scrabble Competition dalam Open House SMPIT Widya Cendikia Kota Serang Banten.

“Setiap kita memiliki potensi masing-masing yang sangat besar nilainya. Hanya saja kita terlalu terlambat atau bahkan tidak menyadarinya. Ketika dihadapkan pada sebuah kesempatan maka ikut dan raih kesempatan itu dengan sempurna,” katanya dengan rendah hati.

“Untuk bisa meraih sebuah mimpi, saya berusaha untuk tetap fokus pada tujuan utama saya tanpa mendengar dan disibukkan dengan celotehan negative orang lain” jawab ikhlas ketika ditanya tentang caranya untuk mencapai prestasi selama ini.

“Apa saja hal-hal yang menurut saya baik dan bermanfaat, saya lakukan ketika mengisi waktu luang selama di pesantren ICS ini” tambah santriwan kelahiran Makasar 25 Februari 2004 ini. Ikhlas juga berharap agar teman-teman yang sedang mondok dan yang akan mondok di ICS jangan pernah menyerah dalam hidup.

“Pokoknya jangan pernah menyerah, teruslah berusaha. InsyaAllah dengan usaha dan diiringi dengan doa santri-santri ICS akan dapat menjadi orang-orang yang berprestasi sehingga ICS menjadi terkenal kedepannya” harap santri yang menyukai tempe mendoan ini.

Anak makasar satu ini memang luar biasa. Semoga Allah Subhanallah Wata’ala meng-ijabah harapan dan cita-cita Muhammad Ikhlas Satar Ghazali ini. Aamiin. (yah/fby)

Motto hidup :

“Apapun mimpimu, apapun harapanmu, jika kau damping usahamu dengan munajat kepada Allah Subhanallahu Wata’ala, Ingatlah bahwa perkataan dan cibiran mereka hanya omong kosong”

Prestasi:

  1. Juara I Lomba Puisi BKPRMI Kota Makasar
  2. Juara II Scrabble Competition Open house SMPIT Widya Cendikia
  3. Juara I Lomba Cipta Cerpen Tingkat SMP Olimpiade JSIT Banten Korda 1 2018
  4. Hafal 13 Juz Al-Quran selama di Pesantren Terpadu Insan Cita Serang (ICS) Banten

Prestasi Group:

  1. Juara 2 LKBB HUT RI Kecamatan Gunungsari 2016
  2. Juara 1 LKBB HUT RI Kecamatan Gunungsari 2017

WhatsApp chat