Kesehatan adalah kondisi kesejahteraan fisik, mental, dan sosial yang lengkap dan bukan sekadar tidak adanya penyakit atau kelemahan. Pemahaman tentang kesehatan telah bergeser seiring dengan waktu. Terutama pada kalangan remaja usia 13-17 tahun. Masa remaja dalah masa mencari jati diri, terkadang denhan rasa ingin tahu yang tinggi para remaja mengabaikan beberapa aspek penting khususnya aspek kesehatan. Banyak remaja yang mengabaikan kesehatan dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang kurang sehat dan beberapa aktivitas lain yang bisa menimbulkan penyakit menular seperti HIV/AIDS. Pada usia tersebut harus memiliki wawasan tentang kesehatan terutama HIV/ AIDS, dengan memilik wawasan seputar HIV/AIDS menjadi modal awal untuk mencegahnya tertular penyakit tersebut.

Untuk memberikan wawasan dan pengetahuan terkait HIV/AIDS, SMPIT-SMAIT Insan Cita Serang bekerjasama dengan Puskesmas Gunungsari mengadakan penyuluhan kesehatan,

“Pada tanggal 10 November 2022 sekaligus memperingati hari pahlawan. Sekolah kami Pesantren Terpadu Insan Cita Serang kedatangan tim kesehatan puskesmas Gunungsari dan berkesempatan mendapatkan penyuluhan tentang HIV/AIDS, TBC paru dan penyakit tidak menular (PTM). Secara umum kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian generasi muda terhadap isu HIV-AIDS dan untuk menghilangkan stigma dan diskriminasi terhadap pengidap HIV-AIDS.” Ujar ketua pelaksana kegiatan penyuluhan kesehatan, Nurhasabah.

Menjaga kesehatan merupakan sebuah kewajiban bagi seorang muslim, sebagaimana sabda Rasulullah dalam suatu hadits yang berbunyi:
المؤ من القوى واحب الى الله من المؤ من الضعىف

Artinya:
“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada Mukmin yang lemah.”

Maksud dari hadits di atas adalah badan yang kuat dan sehat juga diperlukan untuk beribadah dan melakukan ketaatan. Sehingga kita meniatkan membuat badan sehat adalah agar bisa melakukan ibadah, ketaatan dan berbagai kebaikan.

WhatsApp chat